Kamis, 14 Februari 2013

  • 7. (vokal, piano), Vince Melanoey (gitar), dan Colin Peterson (drum).Bentuk musiknya banyak merangsang pemusik Indonesia, seperti : Koes Plus, Panbers, danThe Mercy’s . Lagu-lagu hits-nya antara lain : I star a joke, Words, dll.~Air Supply, ABBA, dll.6. Musik R & BSejarah R&B (ditulis juga RnB, singkatan dari rhythm and blues) adalah genre musik populeryang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusikAfrika-Amerika. Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik diAmerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard.Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni1949. Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues andRhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaanrekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal. Pada awalnya R&Bberkembang dengan ciri permainan musik blues dengan irama agak cepat. Instrumen musikyang lebih dominan selain gitar adalah tenor saxophone. Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulithitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasilima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritmeboogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938)terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagaipemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum. Di Indonesia, musik R&B mulai muncul sekitar tahun 1990-an. Musik ini terusberkembang hingga sekarang. Beberapa musisi Indonesia yang membawakan jenis musikR&B antara lain, Glen Fredly dan Rio Febrian.Tokoh R n BKenneth Edmonds Babyface, Pembawa Keajaiban R&B Jika jagat Middle Earth dalam legenda The Lord of The Rings memiliki sosokGandalf, dunia musik R&B punya Babyface. Mereka membawa ‖keajaiban‖ bagi dunianya
  • 8. masing-masing. Bahkan, bagi ‖rakyat‖ R&B, Babyface—julukan akrab untuk KennethEdmonds—adalah keajaiban itu sendiri. Terjun dalam industri musik lebih dari 30 tahun,namanya menjadi jaminan baik sebagai penyanyi, musisi, penulis lagu, hingga produserrekaman. Pendek kata, hampir semua karya musik R&B yang mendapat sentuhannya melejit,sukses. Pada sekitar akhir era 1980-an saat beberapa nama baru di dunia musik pop AmerikaSerikat (AS) memperkenalkan istilah R&B dengan lagu-lagu yang bercirikan ketukan perkusikhas musik Afrika-Amerika, dipadukan dengan kemanisan melodi pop, muncul nama-namaseperti Bobby Brown, Boyz II Men, Toni Braxton, Johnny Gill, TLC, dan Az Yet. Adalah tangan dingin Babyface yang berada di belakang sukses nama-nama itu.Bagaikan sulap, nama-nama itu ‖tiba-tiba‖ menjadi terkenal di dunia musik dalam wakturelatif singkat. Saat tampil pada Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival2008, Minggu (9/3) malam, sebagian penonton baru pertama kali tahu bahwa lagu-lagupopuler yang dibawakan nama-nama itu adalah karya Edmonds. Di tengah penampilannyaselama hampir dua jam penuh, musisi kelahiran Indianapolis, AS, ini memainkan medleylagu-lagu ciptaannya yang populer lewat artis-artis tersebut. Mengalirlah Don’t Be Cruel dan Rock Witcha-nya Bobby Brown, Can’t We Talk-nyaTevin Campbell, My My My yang pernah dibawakan Johnny Gill, I’ll Make Love to You danEnd of The Road-nya Boyz II Men, Superwoman dari Karyn White, dan tiga lagu yangmelejitkan nama Toni Braxton ke deretan bintang dunia: Breathe Again, Another Sad LoveSong, dan You Mean The World to Me. Sudah barang tentu 99 persen hadirin malam itumengenal lagu-lagu tersebut sehingga hampir sepanjang pertunjukan diisi dengan ‖koor‖penonton menyanyi bersama. ‖Lho, yang ini ciptaannya Babyface juga, ya? Baru tahu...,‖ujar seorang penonton sambil bergoyang mengikuti irama You Mean The World to Me.”Entertainer” Sebagai penyanyi dan musisi, kemampuannya tak bisa dianggap enteng. Edmondsmemiliki suara khas, yang bahkan bisa dikenali dengan mudah saat ia mengisi suara latarsekalipun. Di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, ia mengawali penampilan denganKnockin’ on Heaven’s Door-nya Bob Dylan sambil memainkan gitar akustik secara kidal. ‖Musik-musik Bob Dylan dan James Taylor adalah yang membuat saya pertama kalijatuh cinta kepada musik,‖ ujar Edmonds sebelum pentas.
  • 9. Yang mengejutkan, penampilan Edmonds di atas panggung sangat berbeda dengangayanya di luar panggung. Di luar pentas, Edmonds tampil cool, mencitrakan seorang yangpendiam dan pemalu. Namun, di panggung ia membuktikan dirinya sebagai entertainer sejati. Ia bisamenjadi sangat ‖cerewet‖ menceritakan perjalanan kariernya sambil melontarkan lelucon-lelucon segar, bahkan beraksi ‖liar‖ saat menarik seorang penonton perempuan ke ataspanggung untuk dipeluk dan dirayu dengan lagu End of The Road. Sebagian penonton punhisteris.Cinta pertama Kenneth Brian Edmonds lahir 10 April 1958, sebagai anak kelima dari enambersaudara pasangan Barbara dan Melvin Edmonds. Perkenalannya dengan musik diawalisaat ia masih sangat muda. Di panggung, ia bahkan mengaku menulis lagu pertama ketikakelas 6 SD. ‖Saat saya di kelas 7 atau 8 (setara kelas 1 atau 2 SMP), saya biasa pergi ke gerejatiap hari Minggu dan mendengarkan musik di sana,‖ kenangnya. ‖Tetapi, ketika pendeta mulai khotbah, saya suka kembali ke mobil untuk dengerinradio. Biasanya saya mendengarkan radio R&B yang juga memutar lagu-lagu gereja. Lalu,saya pindah ke stasiun radio pop. Di sinilah saya kenal James Taylor, Bread, Bob Dylan, danEric Clapton. Saya kemudian belajar main gitar, memainkan lagu akustik. Musik itu seolahberbicara kepadaku, aku jatuh cinta,‖ papar Edmonds di laman pribadinya. Itu sebabnya, lagu-lagu seperti Knockin’ on Heaven’s Door (Bob Dylan), Shower ThePeople (James Taylor), Diary (Bread), dan Wonderful Tonight (Eric Clapton) memilikitempat tersendiri di hati Edmonds. Lagu-lagu itu pula yang ia pilih untuk dinyanyikan denganversinya dalam album solo terbaru dia, Playlist (2007). Ia pun mendengarkan karya musisi jazz, seperti Miles Davis dan Stanley Clarke.Bahkan, setelah lulus SMA, ia mencoba bermain fusion jazz. ‖Memainkan fusion menjaditerlalu sulit bagi saya karena musik itu mengedepankan skill, bukan melodi. Pada akhirnyasaya tak bisa membuat lagu yang bisa menyentuh hati orang,‖ ungkap ayah dari Brandon danDylan Michael Edmonds dari pernikahannya dengan Tracey Edmonds ini.Saksi sukses Dekade 1970-an Edmonds sempat bermain musik dengan tokoh musik funk, BootsyCollins, yang lalu menjulukinya dengan sebutan Babyface. Dia juga sempat bergabung
  • 10. dengan grup Manchild dan kelompok R&B The Deele. Di grup terakhir ini Edmondsberkenalan dengan Antonio ‖LA‖ Reid, yang belakangan menjadi mitranya dalam bermusikdan mendirikan perusahaan rekaman LaFace Records tahun 1989. Tahun 1986 Edmonds merilis album solo pertama, Lovers. Setelah itu, sisa dekade1980-an menjadi saksi Babyface mengantar kesuksesan nama-nama yang telah disebutkansebelumnya. Ia juga bekerja sama dan meraih sukses dengan artis-artis yang lebih dulu mapan. Iamenjadi produser lagu I’m Your Baby Tonight yang dinyanyikan Whitney Houston danmenempati puncak tangga lagu AS pada 1990. Lagu Take A Bow yang ditulis, diproduksi,dan dinyanyikan bersama Madonna menduduki nomor satu tangga lagu AS selama tujuhpekan berturut-turut pada 1995. Kolaborasinya dengan Eric Clapton dalam soundtrack film Phenomenon, Change TheWorld membuahkan Grammy Award untuk Rekaman Tahun Ini pada 1996. Hingga kini,Babyface telah mengoleksi 10 Grammy Awards, termasuk untuk kategori Produser Tahun Initiga kali berturut-turut pada 1995-1997. Artis yang pernah merasakan ‖sentuhan‖-nya adalah nama-nama populer dariberbagai latar belakang musik, mulai dari Diana Ross, Michael Jackson, Aretha Franklin,Paula Abdul, Celine Dion, Mary J Blige, Janet Jackson, Mariah Carey, Vanessa Williams,hingga Sheena Easton, Pink, dan Phil Collins. Oktober 2005 Edmonds dan Tracey Edmonds bercerai setelah 13 tahun menikah.Pengalaman itu dituangkannya dalam lagu Not Going Nowhere pada album Playlist. ‖Isinyaadalah bagian dari obrolan saya dengan Tracey dan anak-anak. Kami meyakinkah mereka,kami masih bersahabat baik dan tak ada yang akan berubah. Kami ingin anak-anak merasaaman,‖ ujar Edmonds.Ahmet Ertegün Ahmet Ertegün bersama teman-temannya, Tom Dowd (produser), Herb Abramsondan lain-lainnya mendirikan Atlantic Records pada akhir 1940-an sebagai sebuah perusahaanrekaman independen. Dengan keikutsertaan Jerry Wexler, perusahaaan ini kemudian menjadiraja rekaman dalam musik jazz dan pop pada 1960-an. Sukses pertama mereka didapat dalammusik rhythm and blues (R&B), dengan pemusik-pemusik seperti Joe Turner, Ruth Brown,The Clovers, The Drifters, dan Ray Charles. Tentang Charles, Ahmet Ertegün pernah berkata,"Pertama kali saya bertemu Ray saya katakan kepadanya, Anda yang paling hebat, tahu."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar