Kamis, 14 Februari 2013

Feed on
Posts
Comments
Jawa barat merupakan salah satu provinsi di indonesia yang kaya akan ragam kesenian daerah, Kesenian daerah memberikan kontribusi yang positif terhadap masyarakat sebagai penyeimbang kegiatan yang dilakukan sehari hari. di Jawa Barat terdapat banyak alat musik tradisional yang diciptakan dan diwariskan secara turun temurun, kekhasan dan keunikan alat musik jawa barat yang harus dilestarikan sehingga menjadi kebanggaan masyarakat khususnya masyarakat Jawa Barat, berbicara tentang tanggung jawab tidak hanya ditujukan kepada masyarakat Jawa barat saja namun ini menjadi tanggung jawab bersama yaitu seluruh masyarakat indonesia.
Melihat dari jenis alat musik tradisional jawa barat ada berbagai jenis diantaranya adalah dengan cara dipukul, ditiup, digesek, digetar atau digoyanggoyang dan di petik.
  1. Jenis alat musik tradisional Jawa Barat Pukul adalah Kendang, Kulanter, Gong, Jengglong, Bonang, Saron atau Peking, Panerus dan Gambang, Calung.
  2. Jenis alat musik tradisional Jawa Barat Tiup adalah Suling.
  3. Jenis alat musik tradisional Jawa Barat Gesek adalah Rebab dan Tarawangsa.
  4. Jenis alat musik tradisional Jawa Barat Getar adalah angklung dan Karinding.
  5. Jenis alat musik tradisional Jawa Barat Petik adalah Kacapi.
  • 17. Ragam Musik NusantaraRagam musik di Indonesia dapat dibedakan atas musik tradisi, musik keroncong, musikdangdut, musik perjuangan, dan musik pop.Musik Daerah/TradisionalMusik daerah atau musik tradisional adalah musik yang lahir dan berkembang di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Ciri khas pada jenis musik ini teletak pada isi lagu daninstrumen (alat musiknya). Musik tradisi memiliki karakteristik khas, yakni syair danmelodinya menggunakan bahasa dan gaya daerah setempat. Indonesia adalah sebuahnegara yang terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Papua hingga Aceh. Darisekian banyaknya pulau beserta dengan masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh danberkembang. Seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi darimasyarakat pendukungnya.Hampir diseluruh wilayah Indonesia mempunyai seni musik tradisional yang khas.Keunikan tersebut bisa dilihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupunbentuk/organologi instrumen musiknya. Hampir seluruh seni tradisional Indonesiamempunyai semangat kolektivitas yang tinggi sehingga dapat dikenali karakter khasorang/masyarakat Indonesia, yaitu ramah dan sopan. Namun berhubung denganperjalanan waktu dan semakin ditinggalkanya spirit dari seni tradisi tersebut, karekter kitasemakin berubah dari sifat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan menjadiindividual/egoistis. begitu banyaknya seni tradisi yang dimiliki bangsa Indonesia, makauntuk lebih mudah mengenalinya dapat di golongkan menjadi beberapa kelompok yaitualat musik/instrumen perkusi, petik dan gesek.I. Instrumen Musik Perkusi.Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul,baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yangtergolong dalam alat musik perkusi adalah, Gamelan, Arumba, Kendang, kolintang, tifa,talempong, rebana, bedug, jimbe dan lain sebagainya.
  • 18. Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam. Gamelan berasal dari daerahJawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat yang biasa disebut denganDegung dan di Bali (Gamelan Bali). Satu perangkat gamelan terdiri dari instrumen saron,demung, gong, kenong, slenthem, bonang dan beberapa instrumen lainnya. Gamelanmempunyai nada pentatonis/pentatonic.Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau/Sumatera Barat. Talempongadalah alat musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, ti, do)Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa/ Sulawesi Utara. Kolintangmempunyai tangga nada diatonis/diatonic yang semua instrumennya terdiri dari bas,melodis dan ritmis. Bahan dasar untuk membuat kulintang adalah kayu. Cara untukmemainkan alat musik ini di pukul dengan menggunakan stik.Arumba (alunan rumpun bambu) berasal dari daerah Jawa Barat. Arumba adalah alatmusik yang terbuat dari bhan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Padaawalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannyamenggunakan tangga nada diatonis.Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan.Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di Jawa baratkendang mempunyai peraanan penting dalam tarian Jaipong. Di Jawa Tengah, Bali, DIYogyakarta, Jawa timur kendang selalu digunakan dalam permainan gamelan baik untukmengiringi, tari, wayang, ketoprak. Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat dijumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis gendang yang ukuranbervariasai dari yang kecil hingga besar. Rebana adalah alat musik yang biasa digunakan dalam kesenian yang bernafaskan Islam. Rebana dapat di jumpai hampir disebagian wilayah Indonesia.II. Instrumen Musik PetikKecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bentuk organologikecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar, kotak kayutersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai Kecapi adalah siterdari daerah Jawa tengah.Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa tenggara timur (Timor) kecapiini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buatdari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.Sampek (sampe/sapek) adalah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal daridaerah kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang di penuhi dengan
  • 19. ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya menyerupai sampekadalah Hapetan daerah Tapanuli, Jungga dari daerah Sulawesi Selatan.III. Instrumen Musik Gesek.Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab.Rebab berasal dari daerah Jawa barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebabbterbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buahsenar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik tradisional lainnyayang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat daritempurung kelapa, rebab jenis ini dapat dijumpai di bali, Jawa dan kalimantan selatan.IV. Instrumen Musik TiupSuling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu. hampir semua daerah diindonesia dapat dijumpai alat musik ini. Saluang adalah alat musik tiup dari SumateraBarat, serunai dapat dijumpai di sumatera utara, Kalimantan. Suling Lembang berasaldari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40-100cm dengan garis tengah 2cm.Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4-6 lubangnada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisi yangmenggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, JawaTimur, Madura, Papua.Musik KeroncongSecara umum, musik keroncong memiliki harmoni musik dan improvisasi yang sangatterbatas. Umumnya lagu- lagunya memiliki bentuk dan susunan yang sama. Syair-syairnya terdiri atas beberapa kalimat (umumnya 7 kalimat) yang diselingi denganpermainan alat musik.Musik DangdutMusik dangdut merupakan hasil perpaduan antara musik India dengan musik Melayu,musik ini kemudian berkembang dan menampilkan cirinya yang khas dan berbedadengan musik akarnya. Ciri khas musik ini terletak pada pukulan alat musik tabla (sejenisalat musik perkusi yang menghasilkan bunyi ndut). Selain itu, iramanya ringan, sehinggamendorong penyanyi dan pendengarnya untuk mengerakkan anggota badannya.Lagunya pun mudah dicerna, sehingga tidak susah untuk diterima masyarakat.Musik PerjuanganMusik ini lahir dari kondisi masyarakat Indonesia yang sedang terjajah oleh bangsa asing.Dengan menggunakan musik, para pejuang berusaha mengobarkan semangat persatuanuntuk bangkit melawan penjajah. Syair- syair yang diciptakan pada masa itu, umumnya
  • 20. berisi ajakan untuk berjuang, ajakan untui berkorban demi tanah air, dan sebagainya.Irama musiknya pun dibuat cepat dan semangat, serta diakhiri dengan semarak.Musik Populer (pop)Musik ini memiliki ciri, antara lain penggunaan ritme yang terasa bebas denganmengutamakan permainan drum dan gitar bas. Komposisi melodinyajuga mudah dicerna.Biasanya, para musisinya juga menambahkan variasi gaya yang beraneka ragam untukmenambah daya tarik dan penghayatan pendengar atau penontonnya. Musik popdibedakan menjadi musik pop anak- anak dan musik pop dewasa.
  • 21. Ragam Tari NusantaraBeberapa jenis tarian nusantara dan daerah asalnya1. Nangroe Aceh DarussalamTari saman2. Sumatra UtaraTari MandudaTari Tor-torTari Serampang 123. Sumatra Barat (Minang)Tari PiringTari Alu AmbekTari MancakTari Lilin4. RiauTari Lambak,Joget (Pergaulan)Tari Zapin5. JambiTari Sekapur SirihTari Rangguk6. Sumatra SelatanTari Pagar PengantinTari Tangai7. BengkuluTari Andua
  • 22. Tari Saputangan8. LampungTari BedanaTari Ngarak Lampung9. DKI JakartaTari LenongTari Topeng Blantek10. Jawa BaratTari Jaipong Ketuk TiluTari MerakTari KandaganTari Topeng11. Jawa TengahTari KeratonTari Rakyat12. D.I YogyakartaTari KeratonTari Rakyat13. Jawa TimurTari NgremoTari BeskalanTari LudrukTari TandakTari Jaran GoyangTari Padhang WulanTari JathilanTari ReogTari Topeng14. Kalimantan BaratTari Japih Berkilah15. Kalimantan TengahTari Kinyah Bawi
  • 23. Tari Mancanegara1. Tari Samba, Brazil; gerakan tarian sangat dinamis dan cepat. Didasari oleh tarian dariAfrika dan Karibia.2. Tari Limbo, Afrika Barat; tari mancanegara ini memadukan unsur seni tari dan gerakanakrobatik. Dalam tarian Limbo, seorang penari harus melenturkan tubuhnya ke belakanguntuk melewati bagian bawah sebuah balok. Dimulai dari balok yang agak tinggi, kemudiandi turunkan ke bawah dan ke bawah lagi.3. Tari Tonga, Pulau Pasifik; tari mancanegara ditarikan berdasar puisi yang diambil darimitos dan legenda setempat. Penari tongga biasanya mengambil posisi duduk atau berdirisesuai dengan cerita yang ditarikan.4. Tari Kathak, India; tarian ini sangat dinamis dan enerjik sesuai dengan iringan musik yangmenyertai. Penari Kathak banyak berimprovisasi dengan gerakan tangan dan kaki. Merekajuga berkomunikasi dengan para pengiring musik saat tarian berlangsung.
  • 11. Mereka menghadirkan gaya jazz (dan banyak seniman jazz) ke dalam musik R&B danikut serta dalam mengubah genre yang kurang mendapat perhatian ini menjadi salah satugaya musik utama. Ahmet Ertegün mengarang sejumlah musik blues klasik, termasuk Chainsof Love dan Sweet Sixteen, dengan nama samaran A. Nugetre (Ertegün ditulis terbalik). Lagu-lagu ini mula-mula dibawakan oleh Big Joe Turner dan melanjutkan repertoirB.B. King. "Nugetre" juga menulis lagu top Ray Charles "Mess Around", dengan kata-katayang banyak meminjam dari Pinetop Smith. Nasuhi diyakinkan untuk bergabung dengan Atlantic pada 1955 dan menjadi wakil-presiden yang menangani jazz dan departemen piringan hitam. Pada 1960-an, Ahmet mendengar contoh rekaman Led Zeppelin dan mengetahuibahwa mereka akan menjadi kelompok terkenal setelah mendengar beberapa lagupertamanya. Dengan segera ia mengontrak mereka. Ia juga meyakinkan Crosby, Stills andNash untuk mengizinkan Neil Young untuk bergabung dengan tur mereka, dan dengandemikian membentuk Crosby, Stills, Nash and Young. Ertegün menolong memperkenalkanAmerika kepada blue-eyed soul (soul bermata biru) ketika ia menemukan The Rascals disebuah kelab malam di Westhampton pada 1965 dan mengontrak mereka dengan Atlantic.Mereka berhasil menduduki tempat ke-13 dari rekaman tunggal top 40 dalam empat tahundan dimasukkan ke dalam Rock-n-Roll Hall of Fame pada 1997.Kecelakaan dan kematian terluka setelah terjatuh dalam sebuah pertunjukan Rolling Stones pada 29 Oktober2006. Ertegun, 83 (tahun), tergelincir dan kepalanya terbentur di belakang panggungsementara band itu tampil dalam perayaan ulang tahun ke-60 bekas Presiden Bill Clinton diNew York, hari Minggu 29 Oktober 2006. Kondisinya sempat stabil, namun kemudianberubah menjadi parah, (seperti yang diumumkan oleh tokoh Led Zeppelin, Jimmy Page,ketika namanya dimasukkan ke dalam Daftar Tokoh Musik Terkemuka Britania Raya (UKMusic Hall of Fame) dan mengalami koma dan meninggal dunia pada 14 Desember 2006dengan ditemani keluarganya di Rumah Sakit Presbiterian New York Presbyterian Hospital-Pusat Medis Weill Cornell. Ia dimakamkan pada 18 Desember di taman sufi tekke, ÖzbeklerTekkesi di Sultantepe, Üsküdar, İstanbul di sebelah makam kakaknya Nasuhi Ertegün,ayahnya Münir Ertegün dan kakek buyutnya Şeyh İbrahim Edhem Efendi, yang pernahmenjabat sebagai pemimpin tekke ini di negara kelahirnya Turki, dengan dihadiri ratusanpelayat Mika dan anggota-anggota keluarga Ertegun, tokoh-tokoh kehormatan Turki danseniman termasuk seniman Atlantic Kid Rock ikut hadir. Sebuah acara kenangan akan
  • 12. diadakan di New York pada hari Tahun Baru, demikian diumumkan seorang juru bicaraAtlantic Records.
  • 13. SEJARAH MUSIK NUSANTARA prepared H. ASEP SYAEFURRACHMAN,S.AgTerdapat tahapan- tahapan perkembangan musik Indonesia (nusantara). tahapantersebut adalah sebagai berikut.Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- BuddhaPada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalambeberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alattertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakanumumnya berasal dari alam sekitarnya.Masa setelah masuknya pengaruh Hindu- BuddhaPada masa ini, berkembanglah musik- musik istana (khususnya di Jawa). saat itu, musiktidak hanya dipakai sebagai bagian ritual saja, tetapi juga dalam kegiatan- kegiatankeistanaan (sebagai sarana hiburan para tamu raja). Musik istana yang berkembangadalah musik gamelan. Musik gamelan terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan,kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang,dan kelompok pelengkap.Masa setelah masuknya pengaruh IslamSelain berdagang dan menyebarkan agama islam, para pedagang arab jugamemperkenalkan musik mereka. Alat musik mereka berupa gambus & rebana. dariproses itulah muncul orkes- orkes gambus di nusantara (Indonesia) hingga saat ini.Masa KolonialismeMasuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalamperkembangan musik Indonesia. Para pendatang ini memperkenalkan berbagai alatmusik dari negeri mereka, misalnya biola, selo (cello), gitar, seruling (flute), dan ukulele.Mereka pun membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu. Itulah masa- masaperkembangan musik modern Indonesia. Saat itu,para musisi Indonesia menciptakansajian musik yang merupakan perpaduan musik barat dan musik Indonesia . Sajian musikitu dikenal sebagai musik keroncong.
  • 14. Masa KiniSeiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia,masukpula berbagai jenis musikbarat, seperti pop, jazz, blues, rock, dan R&B. demikian pula dengan musik- musik negeriIndia yang banyak dibawa melalui film- filmnya. Dari perkembangan ini, terjadi perpaduanantara musik asing dengan musik Indonesia. Musik India mengalami perpaduan denganmusik melayu sehingga menghasilkan jenis musik dangdut. Maka, muncul pula berbagaimusisi Indonesia yang beraliran pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Berkembang pula jenismusik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat,terutama alat- alat musiknya. Jenis musik ini sering disebut musik etnis.
  • 15. Ragam Musik MancanegaraMusik adalah Sebuah karya seni yang berupa lyric/syair lagu yang dapat di dengar dan dapatdi rasakan oleh penikmat musik.Macam-macam music yang ada di dunia ini ada 6 macam yaitu: 1. Musik Rock/Progreeive Rock. 2. Musik Pop. 3. Musik Dangdut. 4. Musik Jazz. 5. Musik Blues. 6. Musik Swing.Progressive Rock berasal dari kata Prog.Musik Rock yaitu musik yang terdengar sangatcadas dan penuh Distorsi yang kuat dari efek Guitar dan dentuman keras dari Drum danVokal yang sangat kaut kuat suara vokal yang dihasilkan.Biasanya Musik Rock bisa kita dengarkan pada acara-acara Festival Musik.Musik Rock jugamempunyai ciri-ciri khusus yaitu:Permainan Solo yang mahir dan sangat rumit.Lagu-lagu yang di bawakian biasanya berdurasi lebih dari 5 menit bahkan bisa lebih dari 10menit(Dream Theater dan Rush).Banyak grup rock yang menerbitkan album denag lagu-lagu yang bertemakan suatu ceritayang pernah dialam oleh pengarang.Adapun beberapa lagu yang beraliran Progresive Rock yaitu: Metropolis yang berdurasi 10:36 (Scenes From A Memory Dari Dream Theater). Blind Faith yang berdurasi 10:21(Six Degrees Of Inner Turbulen dari Dream Theater). The Lamb Lies Down On Broadway(Dari Genesis). Pull Me Under yang berdurasi 10:25(Dari Dream Theater).Ada beberapa kelompok musik Rock dari Indonesia yang sampai ini eksis di duniamusik,yaitu diantaranya: Bla-Bla(A Tribute To Ian Antono Dari Edane).
  • 16. Cry Out(Time To Rock Dari Edane). Timur Tragedi(Dari Power Metal). Cita Yang Tersita(Dari Power Metal). Jengah(Pas Band). Kedamaian(Saint Loco). Bara Timur(God Bless). Neraka Jahanam(Achmad Albar‖God Bless‖feat Ucok ―AKA BAND‖). Kehidupan(Gong 2000). Panggung Sandiwara(God Bless).Musik Pop adalah Musik yang mudah hidup dan mudah di hafal masyarakat atau rakyat luas.Musik Dangdut yaitu salah satu genre yang sangat Populer.Musik Dangdut berasal darimusik Melayu.Nama Dangdut berasa dari kata Dang Dan Dut yang yang di ambil dari suaraGendang.Orang yang berjasa dalam Musik Dangdut yaitu : 1. Rhoma Irama yang disebut sebagai Raja Dangdut Indonesia.Rhoma Irama juga mendirikan Grup Musik Yaitu Soneta Grup.Hingga Sekarang musik Dangdut sangat di sukai oleh masyarakat Indonesi sampai sampaisekarang banyak bermunculan Grup Musik Dangdut atau sering di sebut OM(OerkesMelayu),Yaitu di antaranya:O.M Palapa,OM Moneta.Musik Jazz yaitu Musik yang banyak menggunakan alat musik yang banyak,yaitudiantaranya:Terompet,Saksofon,Piano,Guitar.Beberapa Musisi Jazz yang ada yaitu Luis Armstrong. Dwiki Darmawan. Balawan. Gilang Ramadhan. Indra Lesmana. Jason Mraz.Musik Swing sebernarnya hampir sama dengan musik Jazz.Contoh Musik Swing:Madu Tiga(By Mohammad Dhani & The Swinger).
  • 7. (vokal, piano), Vince Melanoey (gitar), dan Colin Peterson (drum).Bentuk musiknya banyak merangsang pemusik Indonesia, seperti : Koes Plus, Panbers, danThe Mercy’s . Lagu-lagu hits-nya antara lain : I star a joke, Words, dll.~Air Supply, ABBA, dll.6. Musik R & BSejarah R&B (ditulis juga RnB, singkatan dari rhythm and blues) adalah genre musik populeryang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusikAfrika-Amerika. Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik diAmerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard.Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni1949. Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues andRhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaanrekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal. Pada awalnya R&Bberkembang dengan ciri permainan musik blues dengan irama agak cepat. Instrumen musikyang lebih dominan selain gitar adalah tenor saxophone. Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulithitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasilima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritmeboogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938)terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagaipemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum. Di Indonesia, musik R&B mulai muncul sekitar tahun 1990-an. Musik ini terusberkembang hingga sekarang. Beberapa musisi Indonesia yang membawakan jenis musikR&B antara lain, Glen Fredly dan Rio Febrian.Tokoh R n BKenneth Edmonds Babyface, Pembawa Keajaiban R&B Jika jagat Middle Earth dalam legenda The Lord of The Rings memiliki sosokGandalf, dunia musik R&B punya Babyface. Mereka membawa ‖keajaiban‖ bagi dunianya
  • 8. masing-masing. Bahkan, bagi ‖rakyat‖ R&B, Babyface—julukan akrab untuk KennethEdmonds—adalah keajaiban itu sendiri. Terjun dalam industri musik lebih dari 30 tahun,namanya menjadi jaminan baik sebagai penyanyi, musisi, penulis lagu, hingga produserrekaman. Pendek kata, hampir semua karya musik R&B yang mendapat sentuhannya melejit,sukses. Pada sekitar akhir era 1980-an saat beberapa nama baru di dunia musik pop AmerikaSerikat (AS) memperkenalkan istilah R&B dengan lagu-lagu yang bercirikan ketukan perkusikhas musik Afrika-Amerika, dipadukan dengan kemanisan melodi pop, muncul nama-namaseperti Bobby Brown, Boyz II Men, Toni Braxton, Johnny Gill, TLC, dan Az Yet. Adalah tangan dingin Babyface yang berada di belakang sukses nama-nama itu.Bagaikan sulap, nama-nama itu ‖tiba-tiba‖ menjadi terkenal di dunia musik dalam wakturelatif singkat. Saat tampil pada Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival2008, Minggu (9/3) malam, sebagian penonton baru pertama kali tahu bahwa lagu-lagupopuler yang dibawakan nama-nama itu adalah karya Edmonds. Di tengah penampilannyaselama hampir dua jam penuh, musisi kelahiran Indianapolis, AS, ini memainkan medleylagu-lagu ciptaannya yang populer lewat artis-artis tersebut. Mengalirlah Don’t Be Cruel dan Rock Witcha-nya Bobby Brown, Can’t We Talk-nyaTevin Campbell, My My My yang pernah dibawakan Johnny Gill, I’ll Make Love to You danEnd of The Road-nya Boyz II Men, Superwoman dari Karyn White, dan tiga lagu yangmelejitkan nama Toni Braxton ke deretan bintang dunia: Breathe Again, Another Sad LoveSong, dan You Mean The World to Me. Sudah barang tentu 99 persen hadirin malam itumengenal lagu-lagu tersebut sehingga hampir sepanjang pertunjukan diisi dengan ‖koor‖penonton menyanyi bersama. ‖Lho, yang ini ciptaannya Babyface juga, ya? Baru tahu...,‖ujar seorang penonton sambil bergoyang mengikuti irama You Mean The World to Me.”Entertainer” Sebagai penyanyi dan musisi, kemampuannya tak bisa dianggap enteng. Edmondsmemiliki suara khas, yang bahkan bisa dikenali dengan mudah saat ia mengisi suara latarsekalipun. Di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, ia mengawali penampilan denganKnockin’ on Heaven’s Door-nya Bob Dylan sambil memainkan gitar akustik secara kidal. ‖Musik-musik Bob Dylan dan James Taylor adalah yang membuat saya pertama kalijatuh cinta kepada musik,‖ ujar Edmonds sebelum pentas.
  • 9. Yang mengejutkan, penampilan Edmonds di atas panggung sangat berbeda dengangayanya di luar panggung. Di luar pentas, Edmonds tampil cool, mencitrakan seorang yangpendiam dan pemalu. Namun, di panggung ia membuktikan dirinya sebagai entertainer sejati. Ia bisamenjadi sangat ‖cerewet‖ menceritakan perjalanan kariernya sambil melontarkan lelucon-lelucon segar, bahkan beraksi ‖liar‖ saat menarik seorang penonton perempuan ke ataspanggung untuk dipeluk dan dirayu dengan lagu End of The Road. Sebagian penonton punhisteris.Cinta pertama Kenneth Brian Edmonds lahir 10 April 1958, sebagai anak kelima dari enambersaudara pasangan Barbara dan Melvin Edmonds. Perkenalannya dengan musik diawalisaat ia masih sangat muda. Di panggung, ia bahkan mengaku menulis lagu pertama ketikakelas 6 SD. ‖Saat saya di kelas 7 atau 8 (setara kelas 1 atau 2 SMP), saya biasa pergi ke gerejatiap hari Minggu dan mendengarkan musik di sana,‖ kenangnya. ‖Tetapi, ketika pendeta mulai khotbah, saya suka kembali ke mobil untuk dengerinradio. Biasanya saya mendengarkan radio R&B yang juga memutar lagu-lagu gereja. Lalu,saya pindah ke stasiun radio pop. Di sinilah saya kenal James Taylor, Bread, Bob Dylan, danEric Clapton. Saya kemudian belajar main gitar, memainkan lagu akustik. Musik itu seolahberbicara kepadaku, aku jatuh cinta,‖ papar Edmonds di laman pribadinya. Itu sebabnya, lagu-lagu seperti Knockin’ on Heaven’s Door (Bob Dylan), Shower ThePeople (James Taylor), Diary (Bread), dan Wonderful Tonight (Eric Clapton) memilikitempat tersendiri di hati Edmonds. Lagu-lagu itu pula yang ia pilih untuk dinyanyikan denganversinya dalam album solo terbaru dia, Playlist (2007). Ia pun mendengarkan karya musisi jazz, seperti Miles Davis dan Stanley Clarke.Bahkan, setelah lulus SMA, ia mencoba bermain fusion jazz. ‖Memainkan fusion menjaditerlalu sulit bagi saya karena musik itu mengedepankan skill, bukan melodi. Pada akhirnyasaya tak bisa membuat lagu yang bisa menyentuh hati orang,‖ ungkap ayah dari Brandon danDylan Michael Edmonds dari pernikahannya dengan Tracey Edmonds ini.Saksi sukses Dekade 1970-an Edmonds sempat bermain musik dengan tokoh musik funk, BootsyCollins, yang lalu menjulukinya dengan sebutan Babyface. Dia juga sempat bergabung
  • 10. dengan grup Manchild dan kelompok R&B The Deele. Di grup terakhir ini Edmondsberkenalan dengan Antonio ‖LA‖ Reid, yang belakangan menjadi mitranya dalam bermusikdan mendirikan perusahaan rekaman LaFace Records tahun 1989. Tahun 1986 Edmonds merilis album solo pertama, Lovers. Setelah itu, sisa dekade1980-an menjadi saksi Babyface mengantar kesuksesan nama-nama yang telah disebutkansebelumnya. Ia juga bekerja sama dan meraih sukses dengan artis-artis yang lebih dulu mapan. Iamenjadi produser lagu I’m Your Baby Tonight yang dinyanyikan Whitney Houston danmenempati puncak tangga lagu AS pada 1990. Lagu Take A Bow yang ditulis, diproduksi,dan dinyanyikan bersama Madonna menduduki nomor satu tangga lagu AS selama tujuhpekan berturut-turut pada 1995. Kolaborasinya dengan Eric Clapton dalam soundtrack film Phenomenon, Change TheWorld membuahkan Grammy Award untuk Rekaman Tahun Ini pada 1996. Hingga kini,Babyface telah mengoleksi 10 Grammy Awards, termasuk untuk kategori Produser Tahun Initiga kali berturut-turut pada 1995-1997. Artis yang pernah merasakan ‖sentuhan‖-nya adalah nama-nama populer dariberbagai latar belakang musik, mulai dari Diana Ross, Michael Jackson, Aretha Franklin,Paula Abdul, Celine Dion, Mary J Blige, Janet Jackson, Mariah Carey, Vanessa Williams,hingga Sheena Easton, Pink, dan Phil Collins. Oktober 2005 Edmonds dan Tracey Edmonds bercerai setelah 13 tahun menikah.Pengalaman itu dituangkannya dalam lagu Not Going Nowhere pada album Playlist. ‖Isinyaadalah bagian dari obrolan saya dengan Tracey dan anak-anak. Kami meyakinkah mereka,kami masih bersahabat baik dan tak ada yang akan berubah. Kami ingin anak-anak merasaaman,‖ ujar Edmonds.Ahmet Ertegün Ahmet Ertegün bersama teman-temannya, Tom Dowd (produser), Herb Abramsondan lain-lainnya mendirikan Atlantic Records pada akhir 1940-an sebagai sebuah perusahaanrekaman independen. Dengan keikutsertaan Jerry Wexler, perusahaaan ini kemudian menjadiraja rekaman dalam musik jazz dan pop pada 1960-an. Sukses pertama mereka didapat dalammusik rhythm and blues (R&B), dengan pemusik-pemusik seperti Joe Turner, Ruth Brown,The Clovers, The Drifters, dan Ray Charles. Tentang Charles, Ahmet Ertegün pernah berkata,"Pertama kali saya bertemu Ray saya katakan kepadanya, Anda yang paling hebat, tahu."
  • 4. yang terkenal.~Duke EllingtonPemimpin orkes, aransir, pencipta, dan pianis yang merupakan tokoh besar jazz Negro-Amerika. Lahir di Washington 1899 dan wafat di New York 1974. Jika mendengar karya-karyanya seakan-akan menyaksikan gambaran plastik perjalanan sejarah suatu bangsa besaryang nota-bene lengkap pula dengan jeritan dan aib lewat kemapuan yang musykil namunluluh dari seoarang seniman besar. Karya-karya populernya yang menjadi lagu standar,misalnya Sophisticated lady, Mondigo, Solitude dan yang lain Such sweet thunder.~Chris BarberPemimpin band, pemain trombone, dan pencipta lagu. Ia termasuk pemusik jazz paling baikdari Inggris pada dasawarsa 50-60 an. Album jazz-nya yang terkenal antara lainCollaboration.~Charlie Parker~Miles Davis~Ornette ColemanAliran-aliran dalam musik Jazz1. Ragtime 7. Free Jazz2. New Orleans /Dixieland 8. Latin Jazz3. Swing 9. Afro Cuban Jazz4. Be-Bop 10. R & B Jazz5. Cool Jazz 11. Acid Jazz6. Hard Bop3. Musik RockAdalah aliran musik dalam bentuk komposisi melodi maupun harmoni penuh denganimprovisasi dissonan (tidak enak didengar) yang memekakkan telinga.Ciri-ciri musik Rock :~Dibawakan oleh anak-anak muda dengan penuh emosi yang berkobar-kobar, sehinggabernyanyi sambil menjerit-jerit, berjingkrak-jingkrak sebebas mungkin~Menggunakan alat–alat listrik dan sound berkekuatan watt besar~ Syair/lirik biasanya anti kemapanan dan protes sosial~Berpakaian (kostum) apa adanya
  • 5. Di awal kemunculannya (dasawarsa 1950-an) sangat di gusari oleh pihak kaum tua. Namunmusik ini justru disenangi oleh kaum muda karena dianggap sebagai musik yang diharapkanmemberi kebebasan gerak, sekaligus alat ekspresi diri, yang memberi pernyataan disertaipelepasan diri atas kungkungan yang berlaku.Tokoh-tokoh musik rock yang populer :~QueenKelompok vokal dan instrumental yang paling hebat awal dasawarsa 1970-an. BeranggotakanFreddie Mercury (vokal), Brian May (gitar), Roger Taylor (bass), dan John Deacon (drum).Berhasil memadukan unsur klasik yang menghasilkan musik rosk paling mewah dari musikyang ada saat ini pun.Lagu-lagunya yang populer diantaranya : Queen, Bohemian Rhapsody, Ibrahim, dll.~Rolling StoneKelompok vokal dan instrumental paling tangguh sejak tahun 1964, terdiri dari Mick Jagger(vokal, harmonica), Keith Richard (gitar utama, vokal), Brian Jones (gitar, harmonica, sitar),Bill Wyman (bass), dan Charlie Watts (drum)~Scorpions, Emerson Lake Palmer, Def Leppard, Deep Purple~Focus , Led Zeppelin, Radio head, Motley Crue, Nazareth,~White Lion, Fire House, Jon Bon Jovi, Faith No More, Mr.Big~Guns N’ Roses, Poison, White Snake, Iron Maiden, Van Hellen, Aerosmith, Mettalica,Sepultura , Nirvana, Linkin Park,dll4. Musik Rock ‘n RollAdalah suatu corak musik hiburan yang berangkat dari pola boogie woogie sebagaikesinambungan blues di satu pihak dan akar country di pihak lain.Tokoh-tokoh musik Rock’n Roll :~Fats Antoine DominoAdalah penemu dari musik rock’n roll yang saat itu secara tidak sengaja bermain di ataspiano untuk gaya yang saat itu disebut honky tonk piano.Pianis, penyanyi dan pencipta lagu ini, lahir di New Orleans 1928. Ia mencipta suatu melodidengan cara lumrah yaitu duduk didepan piano, menyiapkan pita rekaman, dan begitutertangkap gagasan-gagasannya, langsung ia memainkannya, dan langsung jadi pula. Laguciptaan yang pertama Fatman (1950) mendapat sambutan yang sukses. Lagu-lagunya yang
  • 6. lain : Rockin chair, How long, goin’ home. Fats Domino mencipta dan menyanyi beberapahit, yang kemudian menjadi pola musik rock di kemudian hari antara lain : Ain’t it a shame,All by myself, Ican’t go on dan Poor me.~Elvis PresleyPenyanyi, gitaris, pencipta lagu, dan aktor, lahir di Tupelo, Mississipi, 8 Januari 1935.Julukannya The King of Rockn’ roll. Salah satu ciri yang membuat publik menyukainyaadalah suaranya yang mirip orang kedinginan, selain wajahnya yang cakep, rambut sertapakaiannya yang khas, membuat banyak fans wanita menggilainya. Lagu perdananya yangcukup digandrungi adalah Heart Break Hotel. Lagu–lagu lainnya antara lain : Love metender, I feel so good, dll5. Musik PopMusik ini identik dengan Band, yaitu kesatuan musik yang terdiri dari 4 hingga 8 orang yangmembawakan lagu jenis pop dengan ciri dan gaya tersendiri yang mengutamakan beat (gerakirama), emosi dan hot.Instrumen yang dipergunakan dalam band, tidak ditentukan jenisnya, namun pada umumnyasatu perangkat terdiri dari : gitar (melodi, rhytm), gitar bass, organ/keyboard, drum sertatambahan saksophone, trompet dll. Sehingga merupakan satu kesatuan yang tidak dapatdipisahkan.Kebanyakan group band ternama beserta orang-orang top, sebagian besar di dominasi olehnegara Inggris seperti The Beatles dan Bee Gees (Australia).~The BeatlesBerdiri di Liverpool Inggris, yang beranggotakan John Lennon (lead vokal, pencipta, pianodan gitar), Paul McCartney (gitar , piano, fuzz, vokal), George Harrison (lead gitar, sitar) danRinggo Starr (drum, vokal). Pengaruh musik Beatles sangat besar sekali ke penjuru dunia,banyak band bermunculan yang berkiblat padanya, baik dari segi musikalitas maupungayanya. Lagu-lagunya banyak digemari, antara lain: I saw you standing there, Hey Jude,Imagine, dll.~Bee GeesBand asal Australia dari periode rock akhir dasawarsa 1960-an, yang disebut-sebut sebagaipelopor sweet sound rock. Personilnya Barry Gibb (vokal), Maurice Gibb (bass), Robin Gibb

Rabu, 13 Februari 2013

Talempong- *BUDAYA INDONESIA*
Tambo
Tambo adalah alat musik tradisional Aceh. Tambo terbuat dari batang iboh, kulit sapi, dan rotan sebagai alat peregang kulit. Bentuknya sejenis tambur dan dimainkan dengan cara dipukul. Di zaman dulu, tambo berfungsi sebagai alatkomunikasi untuk menandakan waktu shalat atau sembayang dan untuk mengumpulkan warga ke Meunasah guna membicarakan masalah-masalah kampung. Saat ini, tambo sudah jarang digunakan karena adanya teknologi modern berupa mikrofon.

Triton

Triton adalah alat musik tradisional masyarakat Papua. Triton dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini terdapat di seluruh pantai, terutama di daerah Biak, Yapen, Waropen, Nabire, Wondama, serta kepulauan Raja Amat. Awalnya, alat ini hanya digunakan untuk sarana komunikasi atau sebagai alat panggil/ pemberi tanda. Selanjutnya, alat ini juga digunakan sebagai sarana hiburan dan alat musik tradisional.
Instrument Gamelan
Kacapi

Kacapi merupakan alat musik Sunda yang dimainkan sebagai alat musik utama dalam Tembang Sunda atau Mamaos Cianjuran dan kacapi suling.
Kata kacapi dalam bahasa Sunda juga merujuk kepada tanaman sentul, yang dipercaya kayunya digunakan untuk membuat alat musik kacapi.

Kacapi- *BUDAYA INDONESIA*
Kolintang

Kolintang atau kulintangadalah alat musik khas daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Kolintang dibuat dari kayu lokal yang ringan namun kuat seperti telur,bandaran, wenang, kakinik kayu cempaka, dan yang mempunyai konstruksi fiber paralel.

Kolintang- *BUDAYA INDONESIA*
Pereret Pengasih Asih
Pereret adalah alat musik kuno sejenis trompet yang terbuat dari bahan kayu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi terompet. Pengasih – asih adalah guna – guna ( pelet ) sedangkan jodoh adalah pasangan yang layak sebagai suami atau istri.

Pereret Pengasih Asih- *BUDAYA INDONESIA*
Rebab
Rebab (Arab: الرباب atau رباب) adalah alat musik gesek yang biasanya menggunakan 2 atau 3 dawai, alat musik ini adalah alat musik yang berasal dari Timur Tengah dan mulai digunakan di Asia Tenggara setelah penyebaran pengaruh dari Timur Tengah.

Rebana

Rebana adalah gendang berbentuk bundar dan pipih. Bingkai berbentuk lingkaran dari kayu yang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulit kambing. Kesenian diMalaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura yang sering memakai rebana adalah musik irama padang pasir, misalnya, gambus, kasidah dan hadroh.


Rebana- *BUDAYA INDONESIA*
Saluang
Saluang adalah alat musik tradisional khas Minangkabau, Sumatra Barat. Yang mana alat musik tiup ini terbuat dari bambu tipis atau talang (Schizostachyum brachycladum Kurz). Orang Minangkabau percaya bahwa bahan yang paling bagus untuk dibuat saluang berasal dari talang untuk jemuran kain atau talang yang ditemukan hanyut di sungai. Alat ini termasuk dari golongan alat musik suling, tapi lebih sederhana pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan empat lubang. Panjang saluang kira-kira 40-60 cm,dengan diameter 3-4 cm. Adapun kegunaan lain dari talang adalah wadah untuk membuat lemang, salah satu makanan tradisional Minangkabau.

Saluang- *BUDAYA INDONESIA*
Sasando
Sasando adalah sebuah alat instrumen petik musik. Instumen musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Konon sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. Bentuk sasando ada miripnya dengan instrumen petik lainnya seperti gitar, biola dan kecapi.

Sasando- *BUDAYA INDONESIA*
Slenthem
Slenthem merupakan salah satu instrumen gamelan yang terdiri dari lembaran lebar logam tipis yang diuntai dengan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung dan menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada saron, ricik, dan balungan bila ditabuh. Beberapa kalangan menamakannya sebagai genderpenembung. Seperti halnya pada instrumen lain dalam satu set gamelan, slenthem tentunya memiliki versi slendro dan versi pelog. Wilahan Slenthem Pelog umumnya memiliki rentang nada C hingga B, sedangkan slenthem slendro memiliki rentang nada C, D, E, G, A, C’.
Slenthem- *BUDAYA INDONESIA*
Talempong
Talempong adalah sebuah alat musik pukul khas suku bangsa Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan. Talempong dapat terbuat dari kuningan, namun ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan. Talempong ini berbentuk bundar pada bagian bawahnya berlobang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter lima sentimeter sebagai tempat untuk dipukul. Talempong memiliki nada yang berbeda-beda. Bunyi dihasilkan dari sepasang kayu yang dipukulkan pada permukaannya.
Kacapi

Kacapi merupakan alat musik Sunda yang dimainkan sebagai alat musik utama dalam Tembang Sunda atau Mamaos Cianjuran dan kacapi suling.
Kata kacapi dalam bahasa Sunda juga merujuk kepada tanaman sentul, yang dipercaya kayunya digunakan untuk membuat alat musik kacapi.

Kacapi- *BUDAYA INDONESIA*
Kolintang

Kolintang atau kulintangadalah alat musik khas daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Kolintang dibuat dari kayu lokal yang ringan namun kuat seperti telur,bandaran, wenang, kakinik kayu cempaka, dan yang mempunyai konstruksi fiber paralel.

Kolintang- *BUDAYA INDONESIA*
Pereret Pengasih Asih
Pereret adalah alat musik kuno sejenis trompet yang terbuat dari bahan kayu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi terompet. Pengasih – asih adalah guna – guna ( pelet ) sedangkan jodoh adalah pasangan yang layak sebagai suami atau istri.

Pereret Pengasih Asih- *BUDAYA INDONESIA*
Rebab
Rebab (Arab: الرباب atau رباب) adalah alat musik gesek yang biasanya menggunakan 2 atau 3 dawai, alat musik ini adalah alat musik yang berasal dari Timur Tengah dan mulai digunakan di Asia Tenggara setelah penyebaran pengaruh dari Timur Tengah.

Rebana

Rebana adalah gendang berbentuk bundar dan pipih. Bingkai berbentuk lingkaran dari kayu yang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulit kambing. Kesenian diMalaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura yang sering memakai rebana adalah musik irama padang pasir, misalnya, gambus, kasidah dan hadroh.


Rebana- *BUDAYA INDONESIA*
Saluang
Saluang adalah alat musik tradisional khas Minangkabau, Sumatra Barat. Yang mana alat musik tiup ini terbuat dari bambu tipis atau talang (Schizostachyum brachycladum Kurz). Orang Minangkabau percaya bahwa bahan yang paling bagus untuk dibuat saluang berasal dari talang untuk jemuran kain atau talang yang ditemukan hanyut di sungai. Alat ini termasuk dari golongan alat musik suling, tapi lebih sederhana pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan empat lubang. Panjang saluang kira-kira 40-60 cm,dengan diameter 3-4 cm. Adapun kegunaan lain dari talang adalah wadah untuk membuat lemang, salah satu makanan tradisional Minangkabau.

Saluang- *BUDAYA INDONESIA*
Sasando
Sasando adalah sebuah alat instrumen petik musik. Instumen musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Konon sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. Bentuk sasando ada miripnya dengan instrumen petik lainnya seperti gitar, biola dan kecapi.

Sasando- *BUDAYA INDONESIA*
Slenthem
Slenthem merupakan salah satu instrumen gamelan yang terdiri dari lembaran lebar logam tipis yang diuntai dengan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung dan menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada saron, ricik, dan balungan bila ditabuh. Beberapa kalangan menamakannya sebagai genderpenembung. Seperti halnya pada instrumen lain dalam satu set gamelan, slenthem tentunya memiliki versi slendro dan versi pelog. Wilahan Slenthem Pelog umumnya memiliki rentang nada C hingga B, sedangkan slenthem slendro memiliki rentang nada C, D, E, G, A, C’.
Slenthem- *BUDAYA INDONESIA*
Talempong
Talempong adalah sebuah alat musik pukul khas suku bangsa Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan. Talempong dapat terbuat dari kuningan, namun ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan. Talempong ini berbentuk bundar pada bagian bawahnya berlobang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter lima sentimeter sebagai tempat untuk dipukul. Talempong memiliki nada yang berbeda-beda. Bunyi dihasilkan dari sepasang kayu yang dipukulkan pada permukaannya.

Alat Musik Tradisional INDONESIA..


Berikut alat-alat musik yang hanya dijumpai di-Indonesia
  • Angklung
  • Bedug
  • Calung
  • Keluarga Gamelan diantaranya
    • Demung
    • Gong (gong gedhe,gong kebyar)
    • Kendang
    • Saron
  • Gendang Karo
  • Gendrum
  • Kacapi
  • Ketipung
  • Kolintang
  • Pereret Pengasih asih
  • Rebab
  • Rebana
  • Saluang
  • Sasando
  • Slenthem
  • Talempong
  • Tambo
  • Tifa
  • Triton


Angklung
Angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, terbuat daribambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalahsalendro dan pelog.


Angklung *BUDAYA INDONESIA*

Bedug

Bedug adalah alat musik tabuh seperti gendang. Bedug merupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritual keagamaan maupun politik. Di Indonesia, sebuah bedug biasa dibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu salat atau sembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh.

Bedug- *BUDAYA INDONESIA*
Calung


Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dariangklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih).
Pengertian calung selain sebagai alat musik juga melekat dengan sebutan seni pertunjukan. Ada dua bentuk calung Sunda yang dikenal, yakni calung rantay dan calung jinjing.

Calung- *BUDAYA INDONESIA*

Gamelan

Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat di pulau Jawa, Madura, Bali, dan Lombok diIndonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini, dan di Jawa lewat abad ke-18, istilah gong lebih dianggap sinonim dengangamelan.

Gamelan- *BUDAYA INDONESIA*
Demung

Demung adalah salah satu instrumen gamelan yang termasuk keluarga balungan.
Dalam satu set gamelan biasanya terdapat 2 demung, keduanya memiliki versi pelog dan slendro. Demung menghasilkan nada dengan oktaf terendah dalam keluarga balungan, dengan ukuran fisik yang lebih besar. Demung memiliki wilahan yang relatif lebih tipis namun lebih lebar daripada wilahan saron, sehingga nada yang dihasilkannya lebih rendah. Tabuh demung biasanya terbuat dari kayu, dengan bentuk seperti palu, lebih besar dan lebih berat daripada tabuh saron.

Demung- *BUDAYA INDONESIA*
Gong

Gong merupakan sebuah alat musik pukul yang terkenal di Asia Tenggara dan Asia Timur. Gong ini digunakan untuk alat musik tradisional. Saat ini tidak banyak lagi perajin gong seperti ini.

Gong- *BUDAYA INDONESIA*
Kendang
Kendang, kendhang, atau gendang adalah instrumen dalam gamelan Jawa Tengah yang salah satu fungsi utamanya mengatur irama. Instrument ini dibunyikan dengan tangan, tanpa alat bantu.Jenis kendang yang kecil disebut ketipung, yang menengah disebut kendang ciblon/kebar. Pasangan ketipung ada satu lagi bernama kendang gedhe biasa disebut kendang kalih. Kendang kalih dimainkan pada laguatau gendhing yang berkarakter halus seperti ketawang, gendhing kethuk kalih, dan ladrang irama dadi. Bisa juga dimainkan cepat pada pembukaan lagu jenis lancaran ,ladrang irama tanggung. Untuk wayangan ada satu lagi kendhang yang khas yaitu kendhang kosek.

Kendang- *BUDAYA INDONESIA*
Saron

Saron (atau disebut juga ricik) adalah salah satu instrumen gamelan yang termasuk keluarga balungan.
Dalam satu set gamelan biasanya punya 4 saron, dan kesemuanya memiliki versi pelog dan slendro. Saron menghasilkan nada satu oktaf lebih tinggi daripada demung, dengan ukuran fisik yang lebih kecil. Tabuh saron biasanya terbuat dari kayu, dengan bentuk seperti palu.

Saron- *BUDAYA INDONESIA*

Gendang Karo

Gendang karo atau gendang lima si dalinen terdiri dari lima perangkat alat musik tabuh (perkusi) yang dimainkan oleh lima orang pemusik. Kelima perangkat tersebut adalah satupenaruné, dua penggual, dan dua si malu gong. Gendang Lima sedalanen disebut karena ensambel musik tersebut terdiri dari lima instrumen musik, yaitu Sarune (aerofon), gendang indung (membranofon), gendang anak (mebranofon, gung, dan penganak. Namun biasa juga disebut dengan gendang lima sedalanen, ranggutna sepulu dua, yaitu angka dua belas untuk hitung-hitungan perangkat yang dipergunakan seluruhnya, termasuk stik atau alat memukul instrumen musik tersebut.

Gendang Karo- *BUDAYA INDONESIA*
Gendrum
Gendrum adalah sebuah alat musik hibrida antara gendang dan drum yang dirancang oleh Siswo Harsono pada tahun 1992. Alat musik tersebut biasanya diaplikasi dalam kesenian Gambang Semarang dan dapat juga diaplikasikan dalam kesenian lain seperti jaipongan, campursari, ataupun dangdut. Gendrum terdiri dari sebuah kendang jaipong, sebuah kendangbatangan, dua buah ketipung (panepak), dua buah ketibung (ketipung besar), sepasang bongo, cowbells, drum bass, dan seperangkat simbal yang terdiri atas sebuah ride, crash, splash, dan china.
Gendrum- *BUDAYA INDONESIA*
2. Fungsi sosial Gamelan Jawa
Secara filosofis gamelan Jawa merupakan satu bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Jawa. Hal demikian disebabkan filsafat hidup masyarakat Jawa berkaitan dengan seni budayanya yang berupa gamelan Jawa serta berhubungan erat dengan perkembangan religi yang dianutnya.
Pada masyarakat jawa gamelan mempunyai fungsi estetika yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial, moral dan spiritual. Gamelan memiliki keagungan tersendiri, buktinya bahwa dunia pun mengakui gamelan adalah alat musik tradisional timur yang dapat mengimbangi alat musik barat yang serba besar. Gamelan merupakan alat musik yang luwes, karena dapat berfungsi juga bagi pendidikan.
3. Pewarisan Gamelan Jawa kepada Generasi Muda
Pada masa sekarang ini ada kecenderungan perbedaan persepsi yang dilakukan oleh generasi-generasi muda melalui berbagai atraksi kebudayaan yang pada segi-segi lain kelihatan agak menonjol, tetapi ditinjau dari segi yang lain lagi merupakan kemunduran, terutama yang menyangkut gerak-gerak tari dan penyuguhan gendhing-gendhing yang dikeluarkan.
Anak muda terlihat tak tertarik gamelan karena tidak ada yang mengenalkan. Selain itu tidak ada yang mengajarkan. Itu tidak bisa disalahkan karena mayoritas orang tua, bahkan lingkungan sekolah, tidak mendukung anak mengenal gamelan. Bagi generasi muda, gamelan sulit diminati kalau dibunyikan seperti masa-masa dulu pada era orang tua atau kakek dan nenek mereka. Anak muda sekarang lebih menyukai jika membunyikan gamelan sesuka mereka dan dipasangkan dengan alat musik dan seni apa saja. Walaupun begitu, lewat cara-cara inilah gamelan mendapat jalan untuk lestari. Gamelan bukan sekadar alat musik tradisional atau obyek, namun ada spirit di dalamnya, yakni kebersamaan. Yang penting di sini adalah manusianya, yaitu bagaimana mereka merasa dekat dengan gamelan.
Perlu dipikirkan pula demi kelestarian kebudayaan kita sendiri yang sungguh-sungguh Adhi Luhur, penuh dengan estetika, keharmonisan, ajaran-ajaran, filsafat-filsafat, tatakrama, kemasyarakatan, toleransi, pembentukan manusia-manusia yang bermental luhur, tidak lepas pula sebagai faktor pendorong insan dalam beribadah terhadap Tuhan, yaitu dengan sarana kerja keras dan itikat baik memetri atau menjaga seni dan budaya sendiri. Jangan sampai ada suatu jurang pemisah atau gap dengan sesepuh yang benar-benar mumpuni (ahli). Bahkan komunikasi perlu dijaga sebaik-baiknya dengan sesepuh sebagai sumber atau gudang yang masih menyimpan berbagai ilmu yang berhubungan dengan masalah kebudayaan itu sendiri, terutama para empu-empu karawitan, tari dsb.
Sejarah Musik Tradisional Nusantara
Terdapat tahapan- tahapan perkembangan musik Tradisional Indonesia (nusantara). tahapan tersebut adalah sebagai berikut:
Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha
Pada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.
Masa setelah masuknya pengaruh Hindu- Buddha
Pada masa ini, berkembanglah musik- musik istana (khususnya di Jawa). saat itu, musik tidak hanya dipakai sebagai bagian ritual saja, tetapi juga dalam kegiatan- kegiatan keistanaan (sebagai sarana hiburan para tamu raja). Musik istana yang berkembang adalah musik gamelan. Musik gamelan  terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang,dan kelompok pelengkap.
Masa setelah masuknya pengaruh Islam
Selain berdagang dan menyebarkan agama islam, para pedagang arab juga memperkenalkan musik mereka. Alat musik mereka berupa gambus & rebana. dari proses itulah muncul orkes- orkes gambus di nusantara (Indonesia) hingga saat ini.
Masa Kolonialisme
Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik Indonesia. Para pendatang ini memperkenalkan berbagai alat musik dari negeri mereka, misalnya biola, selo (cello), gitar, seruling (flute), dan ukulele. Mereka pun membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu. Itulah masa- masa perkembangan musik modern Indonesia. Saat itu,para musisi Indonesia menciptakan sajian musik yang merupakan perpaduan musik barat  dan musik Indonesia . Sajian musik itu dikenal sebagai musik keroncong.
Masa KiniSeiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia,masukpula berbagai jenis musik barat, seperti pop, jazz, blues, rock, dan R&B. demikian pula denga musik-musik
negeri India yang banyak dibawa melalui film- filmnya. Dari perkembangan ini, terjadi perpaduan antara musik asing dengan musik Indonesia. Musik India mengalami perpaduan dengan musik melayu sehingga menghasilkan jenis musik dangdut. Maka, muncul pula berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat, terutama alat- alat musiknya. Jenis musik ini sering disebut musik etnis.

Jenis-Jenis Musik Tradisional

Indonesia adalah sebuah negara yang terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Papua hingga Aceh. Dari sekian banyaknya pulau beserta dengan masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi dari masyarakat pendukungnya.
Hampir diseluruh wilayah Indonesia mempunyai seni musik tradisional yang khas. Keunikan tersebut bisa dilihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupun bentuk/organologi instrumen musiknya.
Instrumen Musik Perkusi.
Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam alat musik perkusi adalah, Gamelan, Arumba, Kendang, kolintang, tifa, talempong, rebana, bedug, jimbe dan lain sebagainya.
Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam. Gamelan berasal dari daerah Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat yang biasa disebut dengan Degung dan di Bali (Gamelan Bali). Satu perangkat gamelan terdiri dari instrumen saron, demung, gong, kenong, slenthem, bonang dan beberapa instrumen lainnya. Gamelan mempunyai nada pentatonis/pentatonic.
Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau/Sumatera Barat. Talempong adalah alat musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, ti, do)
Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa/ Sulawesi Utara. Kolintang mempunyai tangga nada diatonis/diatonic yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan ritmis. Bahan dasar untuk membuat kulintang adalah kayu. Cara untuk memainkan alat musik ini di pukul dengan menggunakan stik.
Arumba (alunan rumpun bambu) berasal dari daerah Jawa Barat. Arumba adalah alat musik yang terbuat dari bhan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Pada awalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannya menggunakan tangga nada diatonis.
Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan. Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di Jawa barat kendang mempunyai peraanan penting dalam tarian Jaipong. Di Jawa Tengah, Bali, DI Yogyakarta, Jawa timur kendang selalu digunakan dalam permainan gamelan baik untuk mengiringi, tari, wayang, ketoprak. Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis gendang yang ukuran bervariasai dari yang kecil hingga besar. Rebana adalah alat musik yang biasa di gunakan dalam kesenian yang bernafaskan Islam. Rebana dapat di jumpai hampir di sebagian wilayah Indonesia.
Instrumen Musik Petik
Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bentuk organologi kecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar, kotak kayu tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai Kecapi adalah siter dari daerah Jawa tengah.
Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa tenggara timur (Timor) kecapi ini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buat dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.
Sampek (sampe/sapek) adalah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal dari daerah kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang di penuhi dengan ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya menyerupai sampek adalah Hapetan daerah Tapanuli, Jungga dari daerah Sulawesi Selatan
Instrumen Musik Gesek.
Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebabb terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat dari tempurung kelapa, rebab jenis ini dapat dijumpai di bali, Jawa dan kalimantan selatan.
Instrumen Musik Tiup
Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu. hampir semua daerah di indonesia dapat dijumpai alat musik ini. Saluang adalah alat musik tiup dari Sumatera Barat, serunai dapat dijumpai di sumatera utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40-100cm dengan garis tengah 2cm.
Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4-6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisi yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, Papua.





Alat musik Tayuban
!Waditra…….Istilah “waditra” barangkali di antara kita masih terasa asing. Padahal sehari-hari atau sewaktu-waktu kita mungkin sering mendengar, melahit bahkan pernah menabuhnya. Waditra adalah alat-alat yang mengeluarkan bunyi yang biasa digunakan dalam kesenian tradisional, atau kita lebih mengenal dengan sebutan instrumen musik. Namun instrumen musik dengan istilah “waditra” adalah instrumen musik tradisional. Sesuai dengan nama lokalnya yakni Sunda maka ‘waditra’ adalah instrumen musik yang berada dalam kesenian tradisional Sunda.
Jawa Barat memiliki banyak jenis dan ragam bentuk “waditra”, semisal kecapi, suling, kendang, gambang, gamelan, dan sebagainya. Ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk waditra dan ruang lingkupnya adalah ilmu Organologi atau disebut pula Ilmu Pengetahuan Alat-alat Musik.
Dalam klasifikasi waditra kita dapat dikategorikan dalam bentuk instrumen musik chordophone, Idiophone, Membranophone, Aerophone, dan Electrphone. Sedangkan cara permainannya dapat dibagi pada alat musik yang ditepuk, dipetik, dipukul, ditiup, dan digesek.
Fenomena dalam dunia pendidikan seni di kita khususnya pengenalan tentang waditra ini tidaklah diberikan secara maksimal. Bahkan banyak diantara adik2 pelajar kita tidak mengenal berbagai ragam bentuk waditra sunda dan fungsinya dalam sebuah ensembel atau dalam bentuk salah satu jenis kesenian.
Hal seperti ini tentu kekhawatiran bagi kita, betapa tidak anak cucu kita tidak mengenal lagi khasanah kekayaan budayanya sendiri. Bagaimana dan apa sebetulnya upaya yang kita mesti lakukan?
Waditra yang digunakan dalam pertunjukan tayub tidak jauh bebeda dengan peralatan gamelan yang digunakan dalam sajian kiliningan, akan tetapi kadang kala di tambah oleh waditra bedug kecil atau tambur. Peran gamelan sangat dominan sebagai pengiring lagu dan tarian rakyat.
Pada umumnya gamelan Tayub dibuat dari perunggu, ada juga yang menggunakan bahan besi dan plat baja, hal itu disesuaikan dengan tingkat penggarapnya.



Gamelan jawa, sejarah dan misteri
Alat musik tradisional yang bernama Gamelan berasal dari budaya Jawa, yang sekarang masih dilestarikan di kalangan Keraton Yogyakarta dan Surakarta (Solo)
GAMELAN JAWA DAN GENERASI MUDA
1. Perkembangan Seni Karawitan
Gamelan Jawa merupakan seperangkat instrumen sebagai pernyataan musikal yang sering disebut dengan istilah karawitan. Karawitan berasal dari bahasa Jawa rawit yang berarti rumit, berbelit-belit, tetapi rawit juga berarti halus, cantik, berliku-liku dan enak. Kata Jawa karawitan khususnya dipakai untuk mengacu kepada musik gamelan, musik Indonesia yang bersistem nada non diatonis (dalam laras slendro dan pelog) yang garapan-garapannya menggunakan sistem notasi, warna suara, ritme, memiliki fungsi, pathet dan aturan garap dalam bentuk sajian instrumentalia, vokalia dan campuran yang indah didengar.
Seni gamelan Jawa mengandung nilai-nilai historis dan filosofis bagi bangsa Indonesia. Dikatakan demikian sebab gamelan Jawa merupakan salah satu seni budaya yang diwariskan oleh para pendahulu dan sampai sekarang masih banyak digemari serta ditekuni. Secara hipotetis, sarjana J.L.A. Brandes (1889) mengemukakan bahwa masyarakat Jawa sebelum adanya pengaruh Hindu telah mengenal sepuluh keahlian, diantaranya adalah wayang dan gamelan. Menurut sejarahnya, gamelan Jawa juga mempunyai sejarah yang panjang. Seperti halnya kesenian atau kebudayaan yang lain, gamelan Jawa dalam perkembangannya juga mengalami perubahan-perubahan. Perubahan terjadi pada cara pembuatanya, sedangkan perkembangannya menyangkut kualitasnya. Dahulu pemilikan gamelan ageng Jawa hanya terbatas untuk kalangan istana. Kini, siapapun yang berminat dapat memilikinya sepanjang bukan gamelan-gamelan Jawa yang termasuk dalam kategori pusaka (Timbul Haryono, 2001).
Gamelan yang lengkap mempunyai kira-kira 72 alat dan dapat dimainkan oleh niyaga (penabuh) dengan disertai 10 – 15 pesinden dan atau gerong. Susunannya terutama terdiri dari alat-alat pukul atau tetabuhan yang terbuat dari logam. Alat-alat lainnya berupa kendang, rebab (alat gesek), gambang yaitu sejenis xylophon dengan bilah-bilahnya dari kayu, dan alat berdawai kawat yang dipetik bernama siter atau celepung.
Gamelan Jawa mempunyai tanggapan yang luar biasa di dunia internasional. Saat ini telah banyak diadakan pentas seni gamelan di berbagai negara Eropa dan memperoleh tanggapan yang sangat bagus dari masyarakat di sana. Bahkan sekolah-sekolah di luar negeri yang memasukan seni gamelan sebagai salah satu musik pilihan untuk dipelajari oleh para pelajarnya juga tidak sedikit. Tapi ironisnya di negeri sendiri masih banyak orang yang menyangsikan masa depan gamelan. Terutama para pemuda yang cenderung lebih tertarik pada musik-musik luar yang memiliki instrumen serba canggih. Dari sini diperlukan suatu upaya untuk menarik minat masyarakat kepada kesenian tradisional yang menjadi warisan budaya

Keunikan Musik Daerah Nusantara

   Tiap-tiap daerah memiliki keunikan dalam seni musiknya. Keunikan atau ciri khas tersebut dapat dilihat dari instrumenn,melodi,ritme,harmoni,warna,maupun bangunan karya musik etnis nusantara adalah "kenthongan". Berikut ini jenis-jenis seni musik tradisional dan ciri khasnya :
A.Gamelan Jawa
Gamelan Jawa merupakan seperangkat instrumen sebagai pernyataan musikal yang sering disebut dengan istilah karawitan. Karawitan berasal dari bahasa Jawa rawit berarti rumit,berbelit-belit,tetapi rawit juga berarti halus,cantik,berliku-liku dan enak. Kata Jawa karawitan khususnya dipakai untuk mengacu kepada musik gamelan,musik Indonesia yang bersistem nada non diatonis(dalam laras selendro dan pelog) yg garapan-garapannya menggunakan sistem notasi,warna suara,ritme,memiliki fungsi,pathet dan aturan garap dalam bentuk sajian instrumentalia,vokalia,dan campuran yg indah didengar.
B.Gamelan Bali
Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon,gambang,gendang,dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya/alatnya,yang mana merupakan satu kesatuan utuh yg diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yg berarti memukul/menabuh,diikuti akhiran an yg menjadikan kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat dipulau Jawa,Madura,Bali,dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini,dan di Jawa lewat abad ke-18,istilah gong lebih dianggap sinonim dengan gamelan.
C.Gambang Kromong
Sebutan Gambang Kromong di ambil dari nama dua buah alat perkusi,yaitu gambang dan kromong. Bilahan gambang berjumlah 18 buah,biasa terbuat dari suangking,huru batu atau kayu jenis lain yang empuk bunyinya bila dipukul. Kromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi,berjumlah 10 buah(sepuluh pencon). Orkes Gambang Kromong merupakan perpaduan yg serasi antara unsur-unsur pribumi dengan unsur Tionghoa. Secara fisik unsur Tionghoa tampak pada alat-alat musik gesek yaitu Tehyan,Kongahyan,dan Sukong,sedangkan alat musik lainnya yaitu gambang,kromong,gendang,kecrek,dan gong merupakan unsur pribumi. Perpaduan kedua unsur kebudayaan tersebut tampak pula pada perbendarahaan lagu-lagunya.
D.Tajidor
Tajidor adalah sebuah kesenian Betawi yg berbentuk orkes. Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19. Alat-alat musik yg digunakan biasanya terdiri dari penggabungan alat musik tiup,alat-alat musik gesek dan alat-alat musik perkusi. Biasanya kesenian ini digunakan untuk mengantar pengantin atau dalam acara pawai daerah. Tapi pada umumnya kesenian ini diadakan di suatu tempat yang akan dihadiri oleh masyarakat Betawi secara luas layaknya sebuah orkes. Kesenian Tajidor juga terdapat di Kalimantan Barat,sementara di Kalimantan Selatan sudah punah.
E.Kolintang
Kolintang adalah alat musik khas daerah Sulawesi Utara. Kolintang berasal dari Minahasa. Kolintang terbuat dari kayu lokal yang ringan namun kuat seperti telur,bandaran,wenang,kanikik kayu cempaka,dan yang mempunyai konstruksi fiber paralel. Nama kolintang berasal dari suara tong(nada rendah),ting(nada tinggi),dan tang(nada biasa). Dalam bahasa daerah,ajakan "Mari kita lakukan TONG TING TANG" adalah "Mangemo kumolintang". Ajakan tersebut akhirnya berubah menjadi kata kolintang.
F.Angklung
Angklung adalah alat musik tradisional Indonesia yg berasal dari Tanah Sunda,terbuat dari bambu,yang dibunyikan dengan cara digoyangkan(bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yg bergetar dalam susunan nada 2,3,sampai 4 nada dalam setiap ukuran,baik besar maupun kecil. Laras(nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalah sale

musik nusantara

Keunikan Musik Daerah Nusantara

   Tiap-tiap daerah memiliki keunikan dalam seni musiknya. Keunikan atau ciri khas tersebut dapat dilihat dari instrumenn,melodi,ritme,harmoni,warna,maupun bangunan karya musik etnis nusantara adalah "kenthongan". Berikut ini jenis-jenis seni musik tradisional dan ciri khasnya :
A.Gamelan Jawa
Gamelan Jawa merupakan seperangkat instrumen sebagai pernyataan musikal yang sering disebut dengan istilah karawitan. Karawitan berasal dari bahasa Jawa rawit berarti rumit,berbelit-belit,tetapi rawit juga berarti halus,cantik,berliku-liku dan enak. Kata Jawa karawitan khususnya dipakai untuk mengacu kepada musik gamelan,musik Indonesia yang bersistem nada non diatonis(dalam laras selendro dan pelog) yg garapan-garapannya menggunakan sistem notasi,warna suara,ritme,memiliki fungsi,pathet dan aturan garap dalam bentuk sajian instrumentalia,vokalia,dan campuran yg indah didengar.
B.Gamelan Bali
Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon,gambang,gendang,dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya/alatnya,yang mana merupakan satu kesatuan utuh yg diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yg berarti memukul/menabuh,diikuti akhiran an yg menjadikan kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat dipulau Jawa,Madura,Bali,dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini,dan di Jawa lewat abad ke-18,istilah gong lebih dianggap sinonim dengan gamelan.
C.Gambang Kromong
Sebutan Gambang Kromong di ambil dari nama dua buah alat perkusi,yaitu gambang dan kromong. Bilahan gambang berjumlah 18 buah,biasa terbuat dari suangking,huru batu atau kayu jenis lain yang empuk bunyinya bila dipukul. Kromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi,berjumlah 10 buah(sepuluh pencon). Orkes Gambang Kromong merupakan perpaduan yg serasi antara unsur-unsur pribumi dengan unsur Tionghoa. Secara fisik unsur Tionghoa tampak pada alat-alat musik gesek yaitu Tehyan,Kongahyan,dan Sukong,sedangkan alat musik lainnya yaitu gambang,kromong,gendang,kecrek,dan gong merupakan unsur pribumi. Perpaduan kedua unsur kebudayaan tersebut tampak pula pada perbendarahaan lagu-lagunya.
D.Tajidor
Tajidor adalah sebuah kesenian Betawi yg berbentuk orkes. Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19. Alat-alat musik yg digunakan biasanya terdiri dari penggabungan alat musik tiup,alat-alat musik gesek dan alat-alat musik perkusi. Biasanya kesenian ini digunakan untuk mengantar pengantin atau dalam acara pawai daerah. Tapi pada umumnya kesenian ini diadakan di suatu tempat yang akan dihadiri oleh masyarakat Betawi secara luas layaknya sebuah orkes. Kesenian Tajidor juga terdapat di Kalimantan Barat,sementara di Kalimantan Selatan sudah punah.
E.Kolintang
Kolintang adalah alat musik khas daerah Sulawesi Utara. Kolintang berasal dari Minahasa. Kolintang terbuat dari kayu lokal yang ringan namun kuat seperti telur,bandaran,wenang,kanikik kayu cempaka,dan yang mempunyai konstruksi fiber paralel. Nama kolintang berasal dari suara tong(nada rendah),ting(nada tinggi),dan tang(nada biasa). Dalam bahasa daerah,ajakan "Mari kita lakukan TONG TING TANG" adalah "Mangemo kumolintang". Ajakan tersebut akhirnya berubah menjadi kata kolintang.
F.Angklung
Angklung adalah alat musik tradisional Indonesia yg berasal dari Tanah Sunda,terbuat dari bambu,yang dibunyikan dengan cara digoyangkan(bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yg bergetar dalam susunan nada 2,3,sampai 4 nada dalam setiap ukuran,baik besar maupun kecil. Laras(nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalah sale

Pengertian Musik Tradisional

Musik tradisional adalah musik atau seni suara yang berasal dari berbagai daerah, dalam hal ini di Indonesia. Musik tradisional adalah musik yang lahir dan berkembang di suatu daerah tertentu dan diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Musik ini menggunakan bahasa, gaya, dan tradisi khas daerah setempat. Secara umum, musik tradisional memiliki ciri khas sebagai berikut :
  1. Dipelajari Secara Lisan Sebagai bagian dari kebudayaan, musik daerah diwariskan secara turun temurun. Proses pewarisan musik ini biasanya dilakukan secara lisan. Generasi tua mengajarkan komposisi musik daerah kepada generasi muda. Anak-anak itu akan meneruskannya pula kepada anak-anak mereka. Demikian seterusnya, sehingga tradisi musik tersebut tetap dikenal oleh masyarakat. Atau orang yang telah mahir memainkan instrumen musiknya atau terampil menyanyikan lagu-lagu daerah akan memberikan contoh kepada pengikutnya untuk kemudian ditirukan. Orang yang belajar harus menghapalkannya tanpa ada catatan. Dengan terus berlatih, ia akan menguasai semakin banyak lagu dan teknik.
  2. Tidak Memiliki Notasi Proses pembelajaran yang berlangsung secara lisan membuat partitur (naskah musik) menjadi suatu hal yang tidak terlalu penting. Oleh karena itu, sangat lazim jika musik tradisional daerah tidak memiliki partitur notasi tertentu. Walau demikian, ada beberapa daerah yang memiliki notasi musik seperti di Pulau Jawa dan Bali. Namun, notasi ini tetap tidak memiliki partitur, tapi dipelajari secara lisan. Sebenarnya, hal ini dikemudian hari dapat menimbulkan masalah. Jika orang-orang yang belajar tentang kesenian itu semakin sedikit atau malah tidak ada, kesenian tersebut bisa punah. Tanpa catatan tertulis, orang lain tidak bisa melestarikannya.
  3. Bersifat Informal Musik Tradisional sangat lazim digunakan sebagai suatu bentuk ekspresi masyarakat. Musik ini banyak digunakan dalam kegiatan rakyat biasa sehingga bersifat lebih sederhana dan informal / santai. Hanya jika digunakan di kalangan istana saja jenis musik ini menjadi lebih kompleks dan formal / serius.

  4. Pemainnya Tidak Terspesialisasi Sistem yang dikembangkan dalam proses belajar instrumen musik daerah biasanya bersifat generalisasi. Pemain musik tradisional belajar untuk dapat memainkan setiap instrumen yang ada dalam suatu jenis musik daerah. Mereka akan belajar memainkan instrumen mulai dari yang termudah sampai yang terumit. Jadi, pemain musik daerah yang sudah mahir mempunyai kemampuan untuk memainkan semua instrumen musik tersebut.
  5. Syair Lagu Berbahasa Daerah Selain syair yang menggunakan bahasa daerah, musik tradisional juga menggunakan alunan melodi dan irama yang menunjukkan ciri khas kedaerahan. Misalnya, syair lagu dari daerah Jawa . Alunan melodinya pun menggunakan nada-nada dari tangga nada pelog dan slendro. Contoh lainnya, syair lagu dari daerah Jakarta umumnya berbahasa Betawi dan alunan melodinya tersusun atas tangga-tangga nada diatonis.

  6. Lebih Melibatkan Alat Musik Daerah Umumnya, permainan musik dalam lagu-lagu daerah di Indonesia dibawakan dengan alat-alat musik khas dari daerah-daerah itu sendiri. Contoh, lagu -lagu daerah Jawa umumnya diiringi oleh alat musik khas Jawa, yaitu gamelan. Contoh lainnya, lagu-lagu daerah Sulawesi Utara umumnya diiringi alat musik khas Sulawesi Utara, yaitu Kulintang.

  7. Merupakan Bagian dari Budaya Masyarakat Musik tradisional merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang berkembang di dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, setiap ciri kebudayaan masyarakat Sang Penciptanya pasti sudah melekat erat didalamnya. Musik daerah merupakan salah satu bentuk gambaran kebudayaan suatu daerah, selain tarian, pakaian, dan adat kebiasaan lainnya. Melalui musik daerah, kita dapat mengenali daerah asal musik itu dan ciri budaya masyarakatnya. Misalnya : ketika kita mendengarkan permainan gamelan Jawa kita akan langsung mengetahui kalau itu adalah musik daerah Jawa Tengah, bukan Sunda. Kita dapat mengenalinya lewat karakter permainan gamelan terutama lewat suara, irama, dan lagunya. Karakter inilah yang menggambarkan ciri khas adat Jawa. Salah satu contohnya adalah irama musik gamelan Jawa yang umumnya terdengar melantun halus dan lembut. Hal ini menunjukkan budaya orang Jawa yang menekankan tutur kata yang halus, ramah, dan sopan.
Dari pengertian dan ciri-ciri musik tradisional tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa musik tradisi cenderung bersifat eksklusif. Artinya, musik ini tidak dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat di luar kebudayaan yang melahirkan musik tersebut. Komposisi, fungsi, nilai, dan karakteristik syair musik tradisi suatu masyarakat sangatlah khas sehingga tidak mudah untuk dinikmati atau diterima sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat lain. Oleh karena itu, musiktradisi cenderung kurang dapat berkembang sehingga musik ini sering disebut sebagai musik tradisional.
by Ferry Cahyo Nugroho
Sumber : Seni Musik SMA 1 dan 2 ( penerbit : erlangga )